Sejarah Nuwo Sesat

 

Sejarah


Rumah adat Lampung ini dikenal dengan nama Nuwo Sesat. Kata “Nuwo” artinya rumah/tinggal, sedangkan “Sesat” berarti adat atau bermusyawarah. Jadi secara harfiah bisa diartikan “rumah adat” atau “rumah musyawarah”. 


Dahulu, rumah ini berfungsi sebagai tempat pertemuan adat masyarakat Lampung — tempat musyawarah para pemimpin adat, tempat penyelenggaraan upacara adat. 


Sejarahnya cukup panjang: rumah-panggung seperti ini dipakai sejak zaman masyarakat Lampung tinggal di kampung yang dekat sungai dan hutan. Arsitekturnya berkembang sebagai adaptasi terhadap lingkungan.

Posting Komentar

0 Komentar