Ciri Khas & Bentuk
Bangunan ini mengusung arsitektur rumah limas seperti umum di Sumatera Selatan.
Berdiri di atas tiang penyangga setinggi sekitar 0,5-1,5 meter dari permukaan tanah.
Memiliki lima tingkatan/tahapan dalam struktur rumah, dengan tangga kiri dan kanan yang punya makna tersendiri.
Tangga kiri untuk ibu-ibu (wanita) dan kanan untuk bapak-bapak (pria) dalam acara tertentu.
Material kayu murni, ornamen ukir kayu jati, bagian serambi depan menggunakan kayu jarang agar udara dan cahaya bisa masuk dengan bebas.
Pembagian ruang:
Lantai 1: tempat berkumpul muda-mudi.
Lantai 2: tempat duduk orang tua, lansia, dan terdapat kamar anak laki-laki & perempuan.
Lantai 3: untuk calon pengantin, sesepuh masyarakat, dengan kamar keluarga & pengantin.

0 Komentar